Bernyanyi, Melayani, dan Bersaudara: Sukacita Koor St. Brigitta

           
 Brigitta-Kotabumi- Pada Sabtu sore, 16 Mei 2026, suasana penuh sukacita terasa di tengah umat Lingkungan St. Brigitta yang mendapat kesempatan bertugas sebagai koor dalam Perayaan Ekaristi. Setelah menjalani latihan rutin seminggu sekali selama kurang lebih dua bulan, tim koor akhirnya dapat melayani dengan baik dan penuh semangat di bawah arahan Bapak Totok selaku pelatih sekaligus dirigen. 
           
 Lagu demi lagu dalam perayaan dilantunkan dengan harmonis dan khidmat. Iringan organ dari Mas Edo semakin memperindah suasana liturgi dan membantu umat menghayati setiap bagian Ekaristi dengan lebih mendalam. Kebersamaan dan kekompakan tim terasa begitu nyata sepanjang misa berlangsung. Romo Salto yang memimpin Misa sore itu turut memberikan apresiasi atas pelayanan koor. “Kalian telah bernyanyi dengan baik,” ungkap beliau sebelum berkat penutup. Apresiasi tersebut menjadi penyemangat sekaligus buah manis dari proses latihan yang telah dijalani bersama. 


        Salah satu hal yang paling membanggakan dari tugas koor kali ini adalah keterlibatan anak-anak muda dalam pelayanan. Kehadiran generasi muda memberi warna tersendiri sekaligus menjadi tanda bahwa semangat melayani terus tumbuh di lingkungan. Bapak Totok pun memberikan motivasi sederhana namun bermakna kepada para anggota koor, khususnya kaum muda, “Jangan bilang tidak bisa menyanyi. Yang penting mau datang dan berlatih, pasti akan bisa,” ungkapnya. 

            
Setelah misa selesai, kegiatan ditutup dengan foto bersama Romo sebagai kenang-kenangan atas pelayanan malam itu. Dan kebersamaan umat Brigitta tidak berhenti sampai di sana. Seperti sudah menjadi ciri khas lingkungan, kebersamaan kembali diwujudkan melalui makan bersama demi mempererat persaudaraan antar umat. Hidangan yang tersaji merupakan hasil urun tangan beberapa ibu-ibu, baik yang terlibat langsung dalam koor maupun tidak. Aneka makanan tersusun lengkap dan menggugah selera, mulai dari nasi, mie, rendang, sate, telur, sayur, lalapan dan sambal, hingga buah dan minuman segar. Peyek dan kerupuk pun menambah semarak santapan malam itu. Semua disiapkan dengan sukarela sebagai bentuk pelayanan dan kasih dalam kebersamaan. 

        
    Suasana semakin hangat dan menggembirakan ketika Romo Salto turut hadir makan bersama dan berbincang santai dengan umat. Momen sederhana tersebut menjadi pengalaman yang indah dan penuh makna, memperlihatkan bahwa pelayanan bukan hanya tentang bernyanyi di altar, tetapi juga tentang membangun persaudaraan dan sukacita bersama dalam kehidupan menggereja. 


                                    
"Terimakasih Bapak, Ibu dan Adik-adik Lingkungan St. Brigitta di mana pada hari ini kita telah melaksanakan tugas koor dengan baik dan lancar, tidak hanya itu terimakasih juga untuk kebersamaan kita selama ini yang terjalin sangat baik dan erat, semoga kedepannya kita makin kompak lagi dan semakin banyak yang mau terlibat dalam koor kita", ucap Pak Romiyanto Kancana, Ketua Lingkungan St. Brigitta, menutup kegiatan kebersamaan hari ini. (--LusiLastiyo--)

Romo Salto turut makan bersama

Hasil urun tangan ibu-ibu dengan penuh cinta

Indahnya makan bersama

                                              
Motivasi untuk calon Romo

Siap support selalu

Kenang-kenangan

Penyanyi inti

Semangat selalu



Akhirnyaaa... done!










Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sukacita dalam Pelayanan: Cerita Bakti Sosial Grup C Kelas KEP 4

SMK Strada Daan Mogot Boyong Piala Juara 1 dan 3 di Lomba HUT ke-102 Perkumpulan Strada