Merajut ikatan persaudaraan dalam keluarga Damosian

Tangerang- Setelah proses timbang menimbang waktu yang cukup alot, akhirnya kami menyempatkan diri berkunjung ke kediaman keluarga Bapak Sunardi (Penata usaha pensiunan Damos tahun 2021).  Bermodalkan niat yang kuat untuk merajut persaudaraan dalam keluarga Damosian, maka walau hari Minggu -yang notabene adalah hari istirahat- kami bersemangat merancang rencana dan berangkat.

Memang tidak berangkat semua, hanya perwakilan. Namun, itu cukup menunjukkan keseriusan dan niat baik.  Setelah diumumkan bahwa akan ada kegiatan kunjungan, hampir seluruh crew merespon dengan konfirmasi bahwa tidak bisa ikut; sudah ada agenda dengan keluarga atau ada target PR yang harus diselesaikan, atau tidak sanggup karena terlalu jauh. It's oke, dimaklumi.

Bapak Sunardi memiliki dua lokasi tempat tinggal: Tiga Raksa dan Rajek. Beliau bertutur bahwa keduanya sama-sama ditempati; secara bergantian; seminggu di Tiga Raksa, seminggu di Rajek. Dan minggu ini sebenarnya Pak Nardi sedang menempati rumah di Tiga Raksa, namun supaya perjalanan yang harus kami tempuh tidak terlalu jauh, maka beliau berinisiatif untuk 'pulang cepet' ke jadwal tinggal di Rajek. (Terima kasih Pak Nardi, karena kami dapat menghemat kurang lebih 20km perjalanan.) 

Karena kami berangkat dari rumah masing-masing, -bukan dari sekolah-, maka titik kumpulnya kami tentukan di lokasi tengah-tengah, yakni rumah makan Prasmanan  Sunda Ampera di perempatan lampu merah Rajek, tepat pukul 11.00. Setelah semua berkumpul, kami melanjutkan perjalanan sambil membawa buah tangan dan bekal makan siang yang dipesan dari rumah makan tempat kami berkumpul.

Damos Crew: Tugino, Heri, Yudha, Maryani, Lusi, Selli, Weni, Sofia (Foto by buMar)

Tidak ada acara resmi; hanya silaturahmi dan ramah tamah serta mengobrol sambil menikmati minuman teh manis hangat yang dihidangkan oleh keluarga. Hidangan makan siang sederhana ala 'padangan' yang kami siapkan juga menambah keakraban dan membangun suasana santai. 

Reuni Bocil; kesempatan menjadi lebih dekat (Nehan, Mika, Paska)

Pertemuan bukan hanya milik DamosCrew, karena pada kesempatan ini keluarga juga ada yang ikut serta. Pak Lastiyo suami bu Lusi, Bu Christina istri Pak Heri serta anak-anak: Eka, Mika, Paska dan Nehan, menambah semarak dan semangat saling mengenal.

Hal yang menyenangkan, pada kesempatan itu kami juga berkunjung ke rumah Pak Gino, yang lokasinya memang satu gang dengan Pak Nardi. Dengan begitu, kami menjadi lebih mengenal sesama DamosCrew sebagai wujud cura personalis. Mudah-mudahan tempat tinggal Pak Gino yang saat ini sedang proses renovasi segera selesai dan beres.

Pukul 13.30 akhirnya kami meninggalkan kediaman Pak Nardi, yang beralamat di Griya Tangerang Asri, Jl. Kesetiaan 3 No. 6 Rajeg Tangerang, untuk kembali menuju rumah masing-masing. Bu Sofi bermobil bersama Bu Weni, sedang yang lainnya bermotor. Kami tidak sempat mampir-mampir lagi karena memang tempat tinggal kita mencar-mencar sehingga membutuhkan waktu yang lumayan. Semoga di lain kesempatan, ya...kita bisa ketemu..dan dalam kondisi yang bahagia atau bersyukur. 

"Walau tidak sebagian besar DamosCrew yang hadir, namun rasa dihargai, dipedulikan, dan simpati-empati dapat dirasakan dengan jelas. Yang dikunjungi dan mengunjungi sama-sama happy. Semoga rajutan yang sudah dibuat dapat terus terrawat."  (-LMS-)







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sukacita dalam Pelayanan: Cerita Bakti Sosial Grup C Kelas KEP 4

Bernyanyi, Melayani, dan Bersaudara: Sukacita Koor St. Brigitta

SMK Strada Daan Mogot Boyong Piala Juara 1 dan 3 di Lomba HUT ke-102 Perkumpulan Strada